Tragedi Mozilla Firefox

Siang-siang browsing sambil menikmati mie ayam. hmm, uenak sekali.

Setelah sekian lama. Mie ayam sudah habis dan mendadak males browsing gara-gara download yang menghabiskan benwit yang mengakibatkan loading di browser lemot. 

Perhatinku pun pindah ke menu bar yang ada di atas. Aku mulai membayangkan, akan seperti apa Mozilla Firefox jika menu bar-nya di hilangkan semua? Aku mulai mempraktekkannya pelan-pelan. Satu per satu kuhilangkan dengan mengklik kanan pada menubar dan menghilangkan tanda centangnya. Pertama, yang kuhilangkan adalah Bookmarks Toolbar, kemudian Navigation Toolbar, dan yang terakhir Menu Bar.

Kini semuanya sudah hilang, Mozilla Firefox tampak seperti Google Chrome.

Mendadak aku panik, ketika menyadari kalau aku tidak bisa memunculkan kembali menu bar dan toolbar yang sudah kuhilangkan. Tab yang kutambahkan tidak berguna karena tidak ada address bar tempat menuliskan url. Aku bingung. Aku berpikir keras. Sudah ku coba klik kanan di berbagai tempat yang memungkinkan untuk mengembgalikan toolbar bahkan di tempat yang sempit. Tapi hasilnya nihil.

Pikiranku mulai liar. Aku mulai membayangkan bagaimana kalo aku install ulang saja. Langsung saja aku mencari installer Mozilla Firefox. Tapi aku enggan uninstall Mozilla Firefox yang sekarang. Terlanjur banyak Addon yang terinstall dan setting yang dirubah. Aku pun langsung meninstall Mozilla Firefox tanpa men-uninstall yang lama. Setelah installasi selesai. Aku buka lagi Mozilla Firefox. Ternyata hasilnya tetap sama, tidak ada perubahan. Aku coba install lagi. Hasilnya pun tetap sama. nihil.

Ternyata capek juga memikirkan ini semua. Otakku terasa semakin berat. Aku mulai putus asa. Aku capaek, pengen tidur. Akhirnya aku putuskan untuk tidur sambil menunggu download-an selesai. Siapa tahu, setelah bangun tidur otak sudah fresh dan download-an sudah selesai.

***
Setelah satu jam tertidur, kini aku sudah bangun dengan pikiran fresh dan download-an sudah selesai. Sejenak, aku mulai berfikir bagaimana mengembalikan browserku ini seperti semula. Aku mulai teringat dengan tombol pintas di keyboard untuk tampilan full screen browser, tapi aku juga lupa tombol mana yang dipakai. Siapa tahu aku bisa mengembalikannya dengan cara ini. Coba-coba pencet tombol satu per satu. Akhirnya aku mengurutnya dari F12.

Tombol yang ku pencet pertama:
F12, tidak terjadi apa-apa.
Kemudian.
F11, tampilan browser berubah menjadi full screen. Sekarang aku sudah ingat. Aku pencet sekali lagi untuk kembali ke tampilan semula.
dan..
F10, seketika itu menu bar muncul di atas. Aku tersenyum girang melihat temuanku ini. Aku pencet lagi, menu bar menghilang. Pencet lagi, menu bar muncul lagi. Kemudian aku klik kanan di situ dan kumunculkan lagi toolbar yang tadi kuhilangkan.
Sekedar mencoba.
F9 juga ku pencet. Tapi tidak terjadi perubahan apa-apa. 

Pengalaman untuk hari ini sudah cukup. Aku baru saja mendapatkan ilmu baru. :)

0 komentar:

Post a Comment

My Instagram